Sumber: Detik.com

Warta21.com, Jakarta – Seorang warga Wadas bercerita terkait kondisi terkini di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah. Disebutkan hari ini, masih banyak aparat yang berada di Desa Wadas.

“Mungkin aku mau update situasi terbaru di Desa Wadas, terkait adanya polisi masih sama hari-hari kemarin, ntah Brimob, ntah preman-preman yang lain masih sama hari-hari kemarin, banyak, kayaknya bahkan lebih banyak lagi,” ujar perwakilan warga Desa Wadas yang tidak disebutkan namanya dalam konferensi pers yang diadakan YLBHI melalui Zoom, Kamis (10/2/2022).

Perwakilan warga itu mengatakan ada salah satu warga yang diajak paksa ke hutan. Mereka diajak paksa untuk mengukur lahan.

“Tetangga desa kami ada salah satu warga diajak paksa ke hutan untuk melakukan pengukuran di lahannya, padahal warga itu tidak mau tanahnya diukur, mereka didatangi aparat kepolisian sekitar 10 orang lebih sama petugas dari BPN, entah apa,” kata warga itu.

Sementara itu, ia juga mengabarkan kondisi anak-anak di Desa Wadas. Anak-anak di Desa Wadas disebut mengalami trauma.

“Kebanyakan anak-anak nggak berani untuk sekolah karena masih ketakutan traumanya masih belum bisa dipulihkan lagi, parahnya lagi, sampah-sampah bekas makanan yang mereka makan itu berserakan depan rumah warga,” jelasnya.

Sementara warga lainnya yang juga tidak disebutkan namanya melaporkan adanya pengejaran dari aparat. Ia mengatakan masih ada warga yang belum berani keluar hutan karena ketakutan.

“Kalau dari kita lihat tadi malam Brimob masih sama kemarin, kita lari di hutan dari awal pengepungan, bermalam di alas, sampai siang, berarti 1 hari kita di alas, ktia dikejar-kejar sampai malam itu, sampai sekarang masih ada yang di alas, mereka belum berani turun, karena tetap dikejar kalau mereka lihat, dan untuk saat ini kita belum berani turun,” tuturnya.

Mahfud Md Buka Suara
Menko Polhukam Mahfud Md memastikan situasi dan kondisi di Desa Wadas, saat ini normal dan kondusif. Mahfud mengatakan sejumlah warga yang diamankan juga sudah dipulangkan tanpa ada penyiksaan.

“Situasi dan kondisi di Wadas sekarang ini normal dan kondusif, seluruh warga yang kemarin sempat diamankan di Mapolres Purworejo sudah dilepaskan semua sehingga saat ini semua sudah kembali ke rumah masing-masing dan sama sekali tidak ada korban atau penyiksaan,” kata Mahfud seusai rapat koordinasi, Rabu (9/2/2022).

Mahfud menegaskan informasi yang beredar melalui media sosial bahwa situasi Desa Wadas yang disebut mencengkam tidaklah benar. Mahfud mempersilakan masyarakat yang tidak percaya untuk mengecek langsung ke lokasi.

Kapolda Jelaskan Soal Penangkapan 64 warga
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi mengatakan bahwa terkait insiden pihaknya mengamankan 64 warga di Mapolres Purworejo dan akan dibebaskan dalam 1×24 jam. Dia juga menyebut pemeriksaan terhadap 64 orang itu telah selesai dan akan segera dibebaskan.

“Enam puluh empat orang diamankan, saat ini berada di Polres Purworejo. Silakan cek, hari ini kami bebaskan,” ungkap Ahmad Luthfi, Rabu (9/2) kemarin.

Artikulli paraprakBreaking News, Timnas U-23 Mundur dari Piala AFF U-23
Artikulli tjetërTes MotoGP Sirkuit Mandalika Dibatalkan Karena Kotor

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini