Warta21.com – Secara ekonomi saat ini masuk pada masa usia lanjut terjadi penurunan penghasilan, dikarenakan terjadi penurunan penghasilan, bisa karena pensiunan ataupun karena kekuatan fisik yang mengalami penurunan untuk bekerja. Tetapi pada kenyataannya terdapat beberapa lansia yang justru meningkat penghasilannya karena berwirausaha.

Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah penerimaan jasa menjahit yang selama ini tidak banyak menerima pesanan jahitan sehingga penghasilan menurun, selain itu banyak sisa dari jahitan pakaian juga terbuang menjadi limbah kain perca. Oleh sebab itu karena penerimaan menjahit pakaian sedikit maka perlu alternatif agar sisa kain perca tadi diolah menjadi hiasan handsock sehingga menambah penghasilan para penjahit lansia.
Tim pengabdi pemberdayaan dari Universitas Wijaya Putra Surabaya yang di ketuai oleh Nur Jannah, S.E., M.M. bersama para anggota (Sri Suprapti, S.E., M.M. , Ari Astutik, S.S., M.M.) dan mahasiswa manajemen ( Fardy Metrianto , Mei Andriana ) membantu untuk mengolah limbah tersebut bagi para penjahit lansia agar dapat memperoleh tambahan penghasilan.
Setelah dianalisis dari beberpa situasi maka aspek permasalahan adalah yang pertama mengenai produksi Operasional dimana produksi menjahit pakainan wanita tidak banyak dan belum ada pendampingan cara produksi menjahit kain perca beserta packagingnya, kedua adalah permasalahan dibidang pem

asaran dengan produk handsock pada limbah kain perca.

Metode yang digunakan adalah edukasi dengan mitra mengenai pengelolaan limbah kain perca agar tidak merusak lingkungan dan menjadikan produk baru, memberikan edukasi membuat pola yang akan ditempel pada produk handshock dan mengemas produk dalam hal packaging. Kedua, permasalahan dibidang pemasaran. Metode yang digunakan edukasi pelatihan dari sisi pemasaran mengenai cara penjualan dan memberikan pendampingan berwirausaha.

Kegiatan PPM ini diadakan pada 19 Juli 2023 yang bertempat di Rumah modes Penjahit Lansia D, sedangkan survey kegiatan telah dilakukan dari bulan April-Juni 2023 dan beberpa pertemuan telah dilakukan oleh tim pengabdi bersama Koordinator Penjahit Lansia.
Penjualan hasil penjahit lansia ke beberapa komunitas genarasi Zilenial (31/7).
Tujuan dari kegiatan ini supaya Penjahit Lansia mengalami kemajuan bisa membuat pola yang bagus dengan kain limbah perca dan mengalami peningkatan kinerja ,disamping itu mereka juga sudah mulai bisa memasukkan produk ke dalam packaging yang menghasilkan kemasan bagus untuk dijual. Dan untuk penghasilan UKM Penjahit Lansia mengalami peningkatan penghasilan sebesar 50 %.
Tim Pelaksana
Nur Jannah, S.E., M.M. (NIDN 0709107704) Ketua
Sri Suprapti, S.E., M.M. (NIDN 0719046901) Anggota 1
Ari Astutik, S.S., M.M. (NIDN 070527201) Anggota 2
Mahasiswa
Fardy Metrianto (NPM 19012126) Manajemen
Mei Andriana (NPM 19012125) Manajemen









