Warta21.com- Berikut Sosok Agus Fauzan, wasit yang jadi sorotan usai laga Madura United vs Persebaya, sempat dikecam fans Persib Bandung.

Sosok Agus Fauzan bukan orang baru di Liga Indonesia.

Pria yang berprofesi sebagai wasit itu sudah bertahun-tahun memimpin jalannya pertandingan di tanah air.

Terbaru, Agus Fauzan menjadi sorotan usai memimpin pertandingan BRI Liga 1 2021 antara Madura United vs Persebaya Surabaya yang berlangsung di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Bali, Senin (28/2/2022).

Samsul Arif Munip saat dilanggar Fachruddin di dalam kotak penalti. (Persebaya)

Sejumlah keputusan kontroversial dibuat oleh Agus Fauzan, termasuk saat tidak menggubris pelanggaran Fachruddin Aryanto pada Samsul Arif di dalam kotak penalti.

Padahal, wasit berada tepat di depan persis kejadian tersebut.

Atas keputusan kurang tepat tersebut, pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso pun mengaku menyayangkan hal tersebut.

“Wasit posisinya 2 meter dari kejadian itu (pelanggaran ke Samsul Arif) dan 1000 persen itu penalti, untung kami diberikan kemudahan oleh Tuhan, Alhamdulillah diberikan kemenangan,” ungkap Aji Santoso usai laga.

Untuk diketahui, Persebaya Surabaya akhirnya mendapatkan kemenangan tipis dengan skor 2-1 usai Alie Sesay berhasil mencetak gol kemenangan di penghujung pertandingan.

Seperti apa sosok wasit Agus Fauzan yang memimpin jalannya pertandingan Derby Suramadu Madura United vs Persebaya?

Sosok Agus Fauzan

Agus Fauzan Arifin atau Agus Fauzan merupakan pria kelahiran Sleman, 25 Agustus 1987.

Dilansir SURYA.co.id dari Tribun Jabar, Nama Agus Fauzan sempat mencuat usai mendapatkan kritik keras dari pendukung Persib bandung pada tahun 2017 silam.

Hal tersebut, terjadi saat pertandingan Persib Bandung kontra Persiba Balikpapan di Stadion Batakan 2017 lalu, di mana wasit Agus Fauzan memberikan kartu merah bagi Febri Hariyadi.

Selain itu, wasit yang juga merupakan anggota TNI AU itu pun sempat menjadi pengadil dalam pertandingan Persib Bandung versus Persija Jakarta, dalam ajang final Piala Menpora 2021 lalu.

Saat itu Maung Bandung harus takluk dari Macan Kemayoran dengan skor 1-2.

Ketika itu Bayu Fiqri yang dikartu merah Agus.

Masih di Piala Menpora, Agus Fauzan juga memberi kartu merah kepada Wander Luiz di laga Persib vs Persebaya Surabaya.

Agus Fauzan juga dinobatkan sebagai wasit terbaik pada gelaran Piala Menpora 2021.

Dikecam Pendukung Persib Bandung

Agus Fauzan sempat dikecam fans Persib Bandung di tahun 2017 silam.

Akibat keputusan yang kontroversial, media sosial Agus saat itu dikerubungi oleh Netizen yang mayoritas adalah pendukung Persib Bandung.

Di akun Instagram pribadinya, @fauzanarifin2, unggahan foto Agus yang sedang berpose di Stadion Batakan seketika dibanjiri puluhan ribu komentar bernada pedas.

Kolom komentar di unggahan foto Agus Fauzan tembus hingga 80ribu komentar akibat dikecam oleh fans Persib Bandung saat itu.

Kontroversi di Derby Suramadu

Kinerja wasit Agus Fauzan kembali disorot.

Kali ini kontroversi terjadi di pertandingan Madura United vs Persebaya bertajuk Derby Suramadu di BRI Liga 1 2021 pekan ke-28.

Sejumlah keputusan kontroversial dibuat oleh Agus Fauzan, termasuk saat tidak menggubris pelanggaran Fachruddin Aryanto pada Samsul Arif di dalam kotak penalti.

Padahal, wasit berada tepat di depan persis kejadian tersebut.

Atas keputusan kurang tepat tersebut, pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso pun mengaku menyayangkan hal tersebut.

“Wasit posisinya 2 meter dari kejadian itu (pelanggaran ke Samsul Arif) dan 1000 persen itu penalti, untung kami diberikan kemudahan oleh Tuhan, Alhamdulillah diberikan kemenangan,” ungkap Aji Santoso usai laga.

Tak cuma pelanggaran ke Samsul, Ricky Kambuaya juga mendapatkan tackle dari kiper Hong Jung-nam di menit ke-90.

Namun wasit enggan menunjuk titik putih.

Beruntung Persebaya berhasil menemukan gol kemenangan di menit akhir usai tandukan Alie Sesay berhasil membobol gawang Madura United.

Terkait kontroversi dan kegaduhan yang terjadi, pelatih Aji Santoso menekankan tentang kepimpinan wasit.

Terutama di pekan-pekan krusial di BRI Liga 1 2021 yang memasuki 6 pertandingan terakhir.

“Saya juga berkomentar tolong dipimpin dengan fair, dengan pikiran jernih, jangan ada yang dirugikan,” ucap Aji Santoso.

“Saya gak pingin dibela, tapi jangan dicurangi. Saya ingin fair, kalah menang bisa saya terima,” tambah pelatih asal Kabupaten Malang itu.

Aji Santoso berharap beberapa kejadian keputusan wasit kurang tepat tidak terjadi lagi di semua laga ke depan di sisa kompetisi, sehingga laga berjalan dengan sangat menarik.

“Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran untuk ke depan lebih baik lagi karena 5 tim ini berebut untuk juara, saya ingin dipimpin oleh seorang wasit yang bagus, bener-bener fair,” pungkasnya.

Baca Juga: Liverpool Hujan gol: Mo Salah Gacor, Leeds di Buat Remuk

sumber: tribunnews.com

Artikulli paraprakInvasi Rusia Hari Ketiga Terhadap Ukraina Semakin Memanas
Artikulli tjetërBatal Hadiri Paris Fashion Week, Rose Blackpink Positif Covid

5 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini