Ilustrasi administrasi kependudukan. (Dok. JawaPos)

Surabaya, Warta21.com – Aplikasi Klampid New Generation (KNG) yang dibesut Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya masih belum bisa digunakan maksimal.

Melalui Instagram Dispendukcapil disampaikan, KNG dalam perbaikan mulai 27 Maret hingga 8 April. KNG dibuat untuk mempermudah masyarakat Surabaya dalam mengurus administrasi kependudukan (adminduk). Salah satunya kartu keluarga (KK).

”Yang KNG versi untuk pengguna mandiri sedang kami kembangkan lebih lanjut agar makin mantap. Tapi KNG yang versi pengguna dari petugas masih jalan, seperti yang digunakan para petugas di kelurahan, petugas di balai RW, dan digunakan para ketua RT Kalimasada,” terang Kepala Dispendukcapil Agus Imam Sonhaji.

Apabila masyarakat ingin mengurus adminduk, lanjut Sonhaji, bisa ke kelurahan atau kecamatan sementara waktu. Bahkan, masyarakat dapat mengurus adminduk ke RT juga.

”Jadi, meski KNG diperbaiki tapi kami yang pengurus atau yang ada di dalam sistem pengurusan adminduk tetap menggunakan KNG,” tambah Sonhaji.

Agus Imam Sonhaji mengatakan, ada sekitar 2.150-an RT Kalimasada yang terdaftar punya akun KNG. Awalnya hanya 62 RT saat diluncurkan program RT Kalimasada rintisan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada 2021 akhir.

”Jadi, ada peningkatan yang sangat signifikan. Boleh dikatakan bahwa partisipasi RT sebagai unsur komunitas masyarakat yang berkolaborasi dengan Pemkot Surabaya untuk memberikan pelayanan kepada anggota masyarakatnya sudah semakin baik ya, khususnya dengan pola baru berbasis digital,” terang Sonhaji.

Sumber : jawapos.com

Baca juga : Awal April, Surabaya Diguyur Hujan Karena Ada Siklon Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini