Hattrick Lionel Messi Bawa Argentina Bantai Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
WARTA21.COM – Lionel Messi kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu pesepak bola terbaik dunia. Kapten Timnas Argentina itu mencetak hattrick saat membawa Argentina mengalahkan Aljazair dengan skor telak 3-0 dalam laga perdana Grup J Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Kansas City Stadium, Amerika Serikat, Rabu (17/6/2026) WIB. Kemenangan ini menjadi awal sempurna bagi juara bertahan Argentina dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia.
Tiga gol yang dicetak Lionel Messi sekaligus menjadi sorotan utama pertandingan. Selain memastikan kemenangan Argentina, hattrick tersebut juga menambah catatan sejarah dalam karier panjang sang megabintang yang kini telah mengoleksi 16 gol di ajang Piala Dunia dan menyamai rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen milik Miroslav Klose.
Messi Jadi Pembeda Sejak Menit Awal
Argentina tampil dominan sejak peluit pertama dibunyikan. Pasukan Lionel Scaloni langsung mengambil kendali permainan melalui penguasaan bola dan serangan yang terorganisir.
Messi sebenarnya sempat mencetak gol pada awal pertandingan. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena posisi offside. Kendati demikian, hal itu tidak menyurutkan semangat kapten La Albiceleste tersebut. Pada menit ke-17, Messi akhirnya membuka keunggulan Argentina melalui tendangan keras yang gagal diantisipasi penjaga gawang Aljazair.
Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum. Argentina terus mendominasi jalannya pertandingan, sementara Aljazair kesulitan mengembangkan permainan dan menciptakan peluang berbahaya ke lini pertahanan lawan.
Hattrick Lionel Messi Pastikan Kemenangan Argentina
Memasuki babak kedua, Argentina tidak mengendurkan tekanan. Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-60 setelah memanfaatkan bola muntah hasil penyelamatan kiper Aljazair. Gol tersebut membuat Argentina unggul 2-0 dan semakin nyaman mengontrol pertandingan.
Puncak penampilan gemilang Messi terjadi pada menit ke-76. Menerima umpan dari rekannya, pemain berusia 38 tahun itu melepaskan tembakan akurat yang tidak mampu dihentikan penjaga gawang lawan. Gol tersebut sekaligus melengkapi hattrick pertama Messi di ajang Piala Dunia sepanjang kariernya.
Setelah mencetak gol ketiga, Messi mendapat tepuk tangan meriah dari para pendukung Argentina yang memenuhi stadion. Sang kapten kemudian ditarik keluar lapangan dan meninggalkan pertandingan dengan senyum puas.
Catatan Sejarah untuk Lionel Messi
Penampilan luar biasa Messi tidak hanya membawa Argentina meraih tiga poin penting. Hattrick tersebut juga mengantarkannya menyamai rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 16 gol. Selain itu, Messi juga tercatat sebagai pemain tertua yang mampu mencetak hattrick di ajang Piala Dunia.
Pencapaian ini semakin mengukuhkan status Messi sebagai legenda sepak bola dunia. Meski usianya mendekati 39 tahun, performanya masih menjadi andalan utama Argentina dalam mempertahankan trofi yang diraih pada edisi sebelumnya.
n bahwa usia bukan penghalang untuk tampil menentukan. Ia masih menjadi motor permainan Argentina dan mampu membuat perbedaan saat tim membutuhkannya,” ujar [Nama Narasumber].
Modal Berharga Menuju Laga Berikutnya
Kemenangan atas Aljazair menempatkan Argentina dalam posisi ideal di Grup J. Selain meraih tiga poin, La Albiceleste juga memperoleh kepercayaan diri tinggi untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Pelatih Lionel Scaloni tentu berharap performa impresif timnya dapat terus berlanjut sepanjang turnamen. Dengan Messi yang masih tampil tajam, Argentina kembali menunjukkan statusnya sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Aljazair harus segera melakukan evaluasi menyeluruh jika ingin menjaga peluang lolos ke fase berikutnya. Kekalahan telak di laga pembuka menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim asal Afrika Utara tersebut.









