Lab Kewirausahaan UWP Bekali Mahasiswa Skill Digital hingga Turun ke CFD

Warta21.com, Surabaya –

Laboratorium Kewirausahaan Universitas Wijaya Putra (UWP) sukses mencetak generasi muda menjadi sociopreneur yang tangguh, adaptif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Di bawah arahan dan kepemimpinan Rektor UWP, Dr. Budi Endarto, S.H., M.Hum., kampus ini terus berkomitmen mengintegrasikan pendidikan akademik dengan aksi nyata di lapangan.

Inovasi dan pembinaan di dalam laboratorium ini dikomandoi langsung oleh

Dr. N. Jannah M.M. selaku Ketua Laboratorium Kewirausahaan. Program strategis ini juga berjalan berkat dukungan penuh dari Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr. Woro Utari, M.M .serta Kaprodi Manajemen, Dr, Dwi Lesno P .M.M., yang memastikan seluruh instrumen akademik mendukung penuh hilirisasi karya mahasiswa.

Untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan bisnis modern di era digital, Laboratorium Kewirausahaan UWP secara intensif menyelenggarakan berbagai kelas pelatihan komprehensif yang didukung oleh tenaga dosen yang berkompeten yang mengajar mata kuliah kewirausahaan.

Lab Kewirausahaan UWP terus mendorong mahasiswa Universitas Wijaya Putra (UWP) mengembangkan kemampuan bisnis yang adaptif dengan perkembangan teknologi. Melalui kombinasi pelatihan digital dan praktik pemasaran langsung di ruang publik, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep kewirausahaan di kelas, tetapi juga mengasah kemampuan menjual produk, membaca peluang pasar, serta memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. Program tersebut dijalankan secara berkala dengan melibatkan kelompok-kelompok usaha mahasiswa yang turun ke lokasi keramaian seperti Car Free Day (CFD).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya UWP mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pengalaman praktis. Laboratorium Kewirausahaan berada di bawah arahan Ketua Laboratorium Kewirausahaan, Dr. N. Jannah, M.M., dengan dukungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Program Studi Manajemen.

Pendekatan tersebut membuat mahasiswa mendapatkan pengalaman yang lebih dekat dengan kondisi bisnis sebenarnya. Mereka tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga harus mampu mengemas produk, mempromosikannya, berkomunikasi dengan calon konsumen, dan menghadapi dinamika pasar.

Lab Kewirausahaan UWP Perkuat Keterampilan Bisnis Digital

Perkembangan teknologi mengubah cara pelaku usaha memperkenalkan dan menjual produk. Kondisi tersebut mendorong Lab Kewirausahaan UWP memberikan pembekalan yang relevan dengan kebutuhan bisnis digital.

Mahasiswa mendapatkan pelatihan mulai dari pembuatan desain menggunakan Canva hingga teknik menghasilkan foto produk yang menarik. Kemampuan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun identitas produk sekaligus meningkatkan daya tarik promosi di berbagai platform digital.

Selain kemampuan visual, mahasiswa juga mendapatkan pembelajaran mengenai teknik presentasi produk. Kemampuan tersebut dibutuhkan ketika mahasiswa harus menjelaskan keunggulan produk kepada konsumen maupun calon investor.

Pelatihan kemudian diperluas melalui pembelajaran media sosial dan strategi pemasaran melalui marketplace. Dengan demikian, mahasiswa diperkenalkan pada rangkaian proses bisnis yang mencakup produksi konten, promosi, komunikasi dengan konsumen, hingga penjualan melalui kanal digital.

Mahasiswa UWP Tidak Hanya Belajar Teori

Pembelajaran kewirausahaan di UWP juga diarahkan pada pengalaman langsung. Setiap bulan, kelompok usaha mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memasarkan produk di ruang publik.

Car Free Day menjadi salah satu lokasi yang digunakan mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Mereka menawarkan berbagai produk dan jasa yang dikembangkan melalui kelompok usaha masing-masing.

Produk yang dipasarkan cukup beragam. Mahasiswa membawa produk makanan dan minuman, jasa pendidikan, layanan keuangan, hingga berbagai produk kreatif seperti buket bunga, merchandise, dan jaket.

Aktivitas tersebut memberikan pengalaman berbeda dibandingkan pembelajaran yang hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Mahasiswa harus berhadapan langsung dengan calon konsumen, menjelaskan produk, memahami respons pasar, sekaligus mencari cara agar produk yang ditawarkan menarik perhatian.

Pengalaman tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk melatih keberanian dan kemampuan komunikasi dalam menjalankan aktivitas bisnis.

Praktik di CFD Melatih Mental dan Kepekaan Pasar

Kegiatan pemasaran langsung di CFD tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan menjual. Mahasiswa juga belajar membaca kebutuhan masyarakat dan mengidentifikasi peluang yang muncul di lingkungan sekitar.

Interaksi langsung dengan calon konsumen memungkinkan mahasiswa mengetahui respons terhadap produk secara lebih cepat. Respons tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki produk, strategi promosi, maupun cara berkomunikasi dengan pasar.

Pola pembelajaran seperti ini juga membantu mahasiswa memahami bahwa membangun usaha membutuhkan kemampuan beradaptasi. Strategi yang berhasil di media sosial belum tentu menghasilkan respons yang sama ketika diterapkan secara langsung di lapangan.

Karena itu, pengalaman praktik menjadi bagian penting dalam membangun mental kewirausahaan mahasiswa.

UWP Dorong Konsep Sociopreneur

Program Lab Kewirausahaan UWP tidak hanya mengarahkan mahasiswa menjadi entrepreneur yang berorientasi pada kegiatan bisnis. Materi dalam dokumen juga menempatkan konsep sociopreneurship sebagai bagian dari arah pengembangan mahasiswa.

Konsep tersebut menggabungkan kemampuan kewirausahaan dengan kepedulian terhadap persoalan sosial dan kebutuhan masyarakat. Mahasiswa didorong untuk melihat peluang usaha sekaligus memahami dampak yang dapat diberikan kepada lingkungan sekitar.

Pendekatan ini sejalan dengan arah UWP yang ingin menghubungkan pendidikan dengan aksi nyata di masyarakat. Pembelajaran tidak berhenti ketika mahasiswa memahami cara membuat proposal bisnis atau memasarkan produk, tetapi berlanjut pada kemampuan menerapkan pengetahuan tersebut dalam situasi nyata.

Dalam konteks tersebut, aktivitas di ruang publik menjadi salah satu cara untuk mempertemukan mahasiswa dengan kebutuhan masyarakat secara langsung.

Dukungan Pimpinan dan Fakultas

Pengembangan Laboratorium Kewirausahaan UWP mendapatkan dukungan dari unsur pimpinan universitas dan fakultas. Dokumen menyebut Rektor UWP Dr. Budi Endarto, S.H., M.Hum. sebagai bagian dari komitmen kampus dalam mengintegrasikan pendidikan akademik dengan kegiatan nyata.

Program tersebut juga mendapatkan dukungan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr. Woro Utari, M.M. serta Kaprodi Manajemen Dr. Dwi Lesno P., M.M. Dukungan tersebut diarahkan untuk memastikan kegiatan kewirausahaan mahasiswa tetap terhubung dengan proses akademik dan pengembangan kompetensi.

Sementara itu, pengelolaan dan pembinaan kegiatan kewirausahaan berada di bawah koordinasi Ketua Laboratorium Kewirausahaan, Dr. N. Jannah, M.M.

Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pembelajaran yang menghubungkan teori, keterampilan digital, praktik bisnis, dan kepedulian sosial.

Mahasiswa Rasakan Manfaat Pembelajaran Praktis

Pendekatan praktik langsung juga mendapat respons positif dari mahasiswa yang mengikuti kegiatan Laboratorium Kewirausahaan.

Salah satu mahasiswa semester lima UWP, Engga Trisya Putri, menyampaikan bahwa pembelajaran di laboratorium memberikan pengalaman yang aplikatif. Materi yang diperoleh mencakup penyusunan proposal, strategi pemasaran melalui marketplace, hingga pengalaman menjalankan penjualan secara langsung di lapangan.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran kewirausahaan dapat memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan yang dibutuhkan sebelum memasuki dunia kerja maupun membangun usaha sendiri.

Selain keterampilan teknis, praktik langsung juga membantu mahasiswa mengembangkan keberanian menghadapi konsumen serta kemampuan mengambil keputusan ketika berhadapan dengan situasi pasar yang berubah.

Lab Kewirausahaan UWP Siapkan Generasi Muda Adaptif

Kombinasi pelatihan digital dan praktik lapangan menjadi pendekatan utama Lab Kewirausahaan UWP dalam membekali mahasiswa menghadapi perkembangan dunia bisnis.

Mahasiswa diperkenalkan dengan kemampuan membuat konten, mengelola promosi digital, memanfaatkan marketplace, menyusun proposal, hingga melakukan pemasaran secara langsung. Rangkaian pembelajaran tersebut memberikan pengalaman yang lebih lengkap karena mahasiswa dapat menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan praktis.

Program ini juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan produk yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mempertimbangkan kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan yang dilakukan secara berkala, UWP berupaya membentuk mahasiswa yang tidak hanya memahami konsep kewirausahaan, tetapi juga memiliki kemampuan digital, pengalaman berinteraksi dengan pasar, serta kepekaan terhadap persoalan sosial.

Dengan pola pembelajaran tersebut, Laboratorium Kewirausahaan menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi ekosistem bisnis yang semakin dinamis. Pengalaman dari kelas hingga praktik di CFD memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menguji ide, mengenalkan produk, mendapatkan respons konsumen, dan terus melakukan evaluasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini