Donald Trump Kirim Surat Tarif Baru ke 12 Negara

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengancam akan mengenakan tarif tambahan sebesar 10% bagi negara-negara yang mendukung kebijakan BRICS yang dianggapnya anti-Amerika. Pernyataan ini disampaikan Trump di tengah KTT BRICS di Brasil.

Presiden AS Donald Trump menyatakan telah menandatangani surat kepada 12 negara mengenai rincian tarif baru atas produk ekspor mereka ke AS. Surat tersebut bersifat “Take it or leave it” dan akan dikirim pada Senin (6/7). Langkah ini menunjukkan eskalasi ketegangan perdagangan AS dengan negara-negara terkait.

Tertarik baca berita lainnya, kunjungi kami di googlenews

Kebijakan BRICS yang Dianggap Anti-Amerika

Trump menilai bahwa kebijakan BRICS berpotensi merugikan kepentingan Amerika Serikat. Oleh karena itu, ia mengancam akan mengambil langkah-langkah protektif dengan mengenakan tarif tambahan bagi negara-negara yang mendukung BRICS.

Para pemimpin BRICS, yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, serta beberapa anggota lainnya, mengecam keras kebijakan tarif impor “tanpa pandang bulu” yang diterapkan oleh Presiden AS Donald Trump dalam pertemuan puncak di Rio de Janeiro, Brasil. Mereka menyatakan keprihatinan serius tentang dampak negatif tarif unilateral terhadap ekonomi global.

Baca Juga: Pemerintah Indonesia Melonggarkan Regulasi Impor

BRICS sebagai Blok Ekonomi Global

– BRICS merupakan blok ekonomi yang terdiri dari negara-negara berkembang dengan populasi sekitar setengah dari penduduk dunia dan output ekonomi global sebesar 40%.
– Blok ini memiliki tujuan untuk mempromosikan kerja sama ekonomi dan politik di antara anggotanya dan meningkatkan pengaruh mereka dalam perekonomian global.

Dilain Sisi, China Merespon Santai

China merespons pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang pengenaan tarif tambahan hingga 10% pada negara-negara anggota BRICS. Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, China tidak mencari konfrontasi dan telah berulang kali menyatakan bahwa perang dagang dan tarif tidak memiliki pemenang. Mao Ning juga menekankan bahwa proteksionisme tidak menawarkan jalan ke depan.

https://lynk.id/warta21_/Q1b9xxp

Pernyataan ini muncul setelah Trump mengancam akan memberlakukan tarif tambahan 10% pada negara-negara yang mendukung kebijakan BRICS. Trump juga menyatakan bahwa tidak akan ada pengecualian untuk kebijakan ini dan telah menandatangani surat kepada 12 negara yang berisi rincian tarif baru.

BRICS sendiri merupakan singkatan dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, dengan 11 anggota saat ini termasuk Indonesia.

Posisi China dan BRICS

– Tidak mencari konfrontasi: China tidak ingin terlibat dalam perang dagang dan konfrontasi dengan AS.
– Perang dagang tidak ada pemenang: China percaya bahwa perang dagang dan tarif tidak memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.
– Proteksionisme tidak efektif: China menilai bahwa proteksionisme tidak menawarkan solusi untuk masalah ekonomi global.

https://lynk.id/warta21_/G8l5KwK

Reaksi Internasional

– KTT BRICS: Para pemimpin BRICS mengecam keras kebijakan tarif impor “tanpa pandang bulu” yang diterapkan oleh Trump.
– Pengaruh global: BRICS memiliki tujuan untuk mempromosikan kerja sama ekonomi dan politik di antara anggotanya dan meningkatkan pengaruh mereka dalam perekonomian global.

Dampak Tarif Tambahan

– Peningkatan Biaya Impor: Tarif tambahan sebesar 10% dapat meningkatkan biaya impor barang dari negara-negara yang mendukung BRICS.
– Dampak pada Perdagangan Internasional: Langkah ini dapat memicu ketegangan perdagangan internasional dan berpotensi mempengaruhi hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan negara-negara yang mendukung BRICS.

Kritik terhadap Tarif Trump

– Para pemimpin BRICS menilai bahwa kebijakan tarif Trump dapat merugikan ekonomi global dan meningkatkan ketegangan perdagangan internasional.
– Mereka menyerukan agar negara-negara menghindari tindakan tarif unilateral dan bekerja sama untuk mempromosikan perdagangan internasional yang lebih terbuka dan adil.

Artikulli paraprakRatusan Ojol Serbu Rumah “Mas Pelayaran” Pelaku Penganiaya Driver ShopeeFood di Yogyakarta
Artikulli tjetërMy Chemical Romance Bakal Hadir Di Hammersonic 2026, Dapatkan Tiketnya Besok

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini