Gagah (bukan nama sebenarnya) melenggang bebas masuk ke dalam kantor pemadam kebakaran Pasar Turi. Pembawaannya yang tenang membuat petugas tak melihat masalah kala itu.

Tapi setelah menunjukkan jari manisnya, petugas sudah paham apa yang harus dilakukan. ’’Ya, pas ditanya, memperlihatkan jari manisnya itu sudah bengkak sekali,’’ kata Kepala Pos Sukolilo Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya Ridwan kepada Jawa Pos. Menurut dia, membengkaknya jari manis itu masuk kategori parah.

Bahkan, sebagian kulit sudah terluka akibat gesekan saat si empunya berupaya melepas cincin jenis monel tersebut.

’’Saya tahu itu sakit, tapi tetap stay cool ya, menahan sakit,’’ ungkap pria yang pernah tergabung dalam tim rescue DPKP Pasar Turi itu.

Proses evakuasi dan pelepasan cincin pun berlangsung. Petugas tetap mengajaknya berbicara agar rasa sakit akibat bengkak itu tak terlalu dirasa.

Dia mengaku tak butuh waktu lama untuk melepas monel tersebut. Hanya, petugas tak tega atas sakitnya jari akibat pembengkakan. Ridwan selalu memberi pesan agar tidak menunggu parah untuk melepas cincin.

Jika sudah dirasa tak muat, cincin harus segera dilepas dengan ikhlas. Mumpung masih bisa dilepas dengan cara normal. Tentu berbeda halnya jika jari sudah membengkak. ’’Mungkin ada kenangannya ya, jadi nggak segera dilepas,’’ sambungnya.

Sumber  : jawapos.com

Baca Juga : Truk Pendingin Hilang di Cikarang Ditemukan Pendengar Radio SS di Osowilangun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini