Warta21.com- Tim unit investigasi Kriminal Polsek Sawahan masih mengejar pelaku jambret komplotan tersangka Indra Nuswantaratara, 24 dan Faizal A, 19. Geng pelaku diketahui setelah polisi mewawancarai tersangka Indra.

“Ada seorang temannya. Masih dalam pengejaran,” tutur Kapolsek Sawahan Kompol A Risky Faradian pada hari Jumat (7/1).

Mantan Lantas Porles Ngawi ini menjelaskan, bahwa pelaku sejauh ini mengaku telah beraksi dalam lima TKP berbeda. Modus, memepet korban dan merampas tas wanita di malam hari dan pada siang hari.

“Kejahatan jambret ini jelas memiliki komplotan. Kami akan melanjutkan pengejaran dan memberikan tindakan tegas jika membahayakan petugas, “tuturnya.

Sementara itu, tersangka Faizal mengaku diajak untuk menjambret oleh tersangka Indra Nuswantara. “Saya diajak, Awalnya, saya tidak tahu apakah saya mau menjambret” tuturnya. Di depan media, tersangka Indra telah mengaku terpaksa menjambret karena dia membutuhkan uang untuk makan dan sisanya untuk pesta alkohol.

Sebelumnya, tim investigasi kriminal Polisi Sawahan menghentikan dua penjambret yang merampas tas VR, 40, penduduk Jalan Tangkis Turi Kecil, Surabaya. Tersangka Indra Nuswantara, 24, warga Jalan Simo Gunung Kramat Timur III, dan Faizal A, 19, warga Jalan Kembang Kuning, Surabaya.

Indra terpaksa harus ditembak karena betis kirinya mencoba menabrak petugas ketika pelaku akan ditangkap di Jalan Putat Jaya. Tindakan penjambretan berlangsung di Jalan Kinibalu, Petemon, Sawahan, Surabaya, Rabu (5/1) sekitar pukul 09:00.

Awalnya, dua pelaku berboncengan motor dengan mencari sasaran korban. Ketika melintas di Jalan Petemon, pelaku bertemu dengan korban yang melintas dan sedang membawa tas selempang. Saat itu juga pelaku menekan korban dan merebut tas yang berisi dompet, ponsel dan uang tunai Rp. 700 ribu.

Tiba-tiba, korban berteriak jambret dan telah mengejar pelaku. Karena kalah cepat, korban akhirnya melaporkan kejadian di kantor polisi Sawahan.

Kepala Polisi Sawahan Kompol Fardian Risky mengatakan, setelah menerima laporan korban, anggota Opsnal Reskrim bergerak melakukan olah TKP dan memeriksa CCTV di sekitar lokasi.

“Dari petunjuk CCTV untuk karakteristik pelaku dan motor dapat diidentifikasi. Anggota melanjutkan pengejaran, kemudian anggota dan pelaku papasan di Jalan Putat Jaya pada hari Rabu sekitar pukul 14:00, tuturnya.

Artikulli paraprakPembunuhan di Manukan Surabaya, Ada 4 Luka Tusukan
Artikulli tjetërPergoki Istri Berduaan Dengan Pria Lain, Suami Habisi Selingkuhan Istrinya

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini