Warta21.com – Legislator menilai Pasar Tunjungan, Kota Surabaya, sudah saatnya direvitalisasi menyusul Tunjungan Romansa yang sukses menghidupkan Jalan Tunjungan yang telah lama mati suri.
”Sekarang Jalan Tunjungan menjadi tempat favorit anak muda dan masyarakat umum lain di Surabaya,” ujar Anggota Komisi A DPRD Surabaya Josiah Michael seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Jumat (14/4).
Dia menilai, Pemkot Surabaya sukses menghidupkan Jalan Tunjungan dengan Tunjungan Romansa. Tetapi, masih ada pekerjaan rumah yang juga harus dilakukan untuk melengkapi kawasan tersebut.
Menurut dia, Pasar Tunjungan yang pernah menjadi ikon Jalan Tunjungan harus segera dihidupkan kembali. Sebab, momennya sangat pas, yaitu bisa menjadi pusat dari keramaian itu sendiri.
”Kan sayang ya, kontras banget, toko-toko di sana sudah mulai direvitalisasi jadi cantik dan dibuka tempat usaha yang rata-rata kulineran. Sedangkan Pasar Tunjungan masih mangkrak begitu,” ucap Josiah Michael.
Memang, kata dia, untuk lantai 1 Pasar Tunjungan sudah mulai banyak yang direnovasi dan sebagian pedagang membuka usaha kuliner. ”Salah satunya kalau tidak salah milik anak wawali (Wakil Wali Kota Surabaya Armuji). Tetapi itu menurut saya berbahaya, harusnya pasar itu bisa direvitalisasi total dan dijadikan sentra anak muda Surabaya,” kata Josiah.
Bahkan, lanjut dia, di atas pasar sudah jebol semua atapnya sehingga dikhawatirkan roboh dan menjadi permasalahan lagi. Selain untuk sentra anak muda, juga bisa menghidupkan roda perekonomian Surabaya. Para pemilik stan di sana juga akan bisa berusaha dengan baik dan nyaman.
”Saya yakin pedagang yang tergabung dalam Perkumpulan Pedagang Pasar Tunjungan (P3T) juga berharap revitalisasi tersebut,” papar Josiah Michael.
Sebelumnya, Direktur Teknik dan Usaha Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS) Kota Surabaya Suhendro mengatakan, terkait revitalisasi, pihaknya terus berkomunikasi dengan Pemkot Surabaya. Saat ini, masih dalam proses perencanaan.
”Mudah-mudahan tahun ini, kami bisa melakukan perbaikan pasar secara bertahap,” ujar Suhendro.
Menurut dia, ada 67 pasar yang dikelola PDPS akan direvitalisasi. Namun, penyertaan modal yang diberikan Pemkot Surabaya ke PDPS hanya Rp 9,9 miliar. Sehingga, revitalisasi baru dilakukan untuk empat pasar dahulu.
Sumber : jawapos.com
Baca Juga : Sayurbox PHK Massal Karyawan Jelang Lebaran









