TRAGIS: Petugas mengevakuasi jenazah salah seorang balita yang tenggelam di Kali Surabaya, Minggu (25/6). (ISTIMEWA/CALL 112)

Warta21.com – Dua orang balita tenggelam di Kali Surabaya sekitar Jalan Kedurus, Gang Kampung Jamu, Karang Pilang, Surabaya, Minggu (25/6) sekitar pukul 13.30. Korban kakak adik yakni SAA, 3, dan MLH, 2, keduanya warga Jalan Mastrip Kedurus, RT 01 RW 01, Karang Pilang, Surabaya.

Setelah dilakukan pencarian, bocah laki-laki berinisial MLH ditemukan sudah meregang nyawa. Sedangkan kakaknya SAA masih dalam pencarian.

Sub Koordinator Kedaruratan BPBD Kota Surabaya Arif Sunandar mengatakan, petugas menerima laporan adanya dua anak tenggelam sekitar pukul 15.13. Petugas BPBD lalu ke lokasi. Setibanya di lokasi, petugas bersama anggota Polsek Karangpilang langsung melakukan pencarian korban.

Menurut Arif, setelah dilakukan pencarian oleh petugas BPBD dengan penyisiran di sungai menggunakan perahu karet, jenazah korban MLH berhasil ditemukan. “Sekitar pukul 16.25, korban MLH ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi awal tenggelam. Kondisinya sudah meninggal dunia,” ungkap Arif kepada Radar Surabaya.

Jenazah korban lalu dievakuasi petugas ke atas daratan. Tak lama kemudian Tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan identifikasi. Jenazah korban lalu dievakuasi ke RSUD dr Soeotomo untuk dilakukan visum.

 

Pihak keluarga yang mengetahui anaknya ditemukan tak bernyawa menangis histeris. “Untuk kakaknya jenis kelamin perempuan, SAA, tiga tahun, masih dalam tahap pencarian,” imbuhnya.

Lebih lanjut Arif menerangkan, semula kedua balita itu bermain sepeda angin roda tiga bersama kakak perempuannya di Jalan Kedurus, Kampung Jamu, sekitar pukul 12.00. Kemudian sekitar pukul 12.53, kedua balita itu diketahui sudah tidak bersama kakaknya.

Diduga korban ditinggal kakaknya untuk membeli bakso. Mereka bermain sepeda angin roda tiga menuju ke arah bibir sungai. Saat bermain sepeda angin tersebut, keduanya sempat terekam CCTV balai RW setempat.

Keduanya mengarah ke bibir sungai. Sementara saat diketahui, kedua bocah itu sudah tidak ada. Hanya ditemukan sepeda anginnya di bibir sungai.

Kapolsek Karang Pilang Kompol Risky Fardian menambahkan, satu orang korban sudah ditemukan. “Iya, adiknya sudah ditemukan. Kakaknya belum, masih dicari petugas gabungan,” kata Risky.

Sumber : radarsurabaya.jawapos.com

Baca Juga : Ners UM Surabaya Bagikan 7 Tips agar Tidak Ngantuk saat Bangun Pagi

Silahkan berkomentar
Artikulli paraprakNers UM Surabaya Bagikan 7 Tips agar Tidak Ngantuk saat Bangun Pagi
Artikulli tjetër9 Kiat Membersihkan Kamera Ponsel

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini