Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (MUS PURMADANI/RADAR SURABAYA)

Warta21.com – Masyarakat Jatim sejauh ini masih merasa puas dengan kinerja pasangan Gubernur, Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur, Emil Elestianto Dardak (Khofifah – Emil). Hasil riset yang dilakukan Surabaya Survey Center (SSC) terhadap tingkat kepuasan warga Jatim pada kinerja Khofifah – Emil menunjukkan angka yang signifikan, yakni sebanyak 74.2 persen masyarakat Jatim puas terhadap kinerja Khofifah, sementara kepuasan terhadap Wakil Gubernur Jatim sebanyak 74.6 persen.

Direktur Riset SSC, Mohammad Edy Marzuki menuturkan hanya 2 persen yang tidak puas dengan kinerja Khofifah, serta 20 persen menyatakan kurang puas dan sisanya yang 3,8 persen menyatakan tidak tahu/tidak menjawab. Sementara, yang kurang puas terhadap kinerja Emil Dardak menunjukkan angka 21,2 persen dan 1,5 persen dari mereka menyatakan tidak puas. Sisanya, 2,7 persen responden menyatakan tidak tahu/tidak menjawab.

“Dari hasil survei menunjukkan, kepuasan masyarakat terhadap kinerja gubernur dan wakil gubernur masih relatif tinggi. Ini menunjukkan bahwa pasangan ini dianggap masih mampu menyelasaikan masalah-masalah pembangunan yang dihadapi warga Jatim. Masyarakat juga menganggap Khofifah-Emil dapat melahirkan kebijakan yang menyentuh hati masyarakat secara langsung,” jelasnya, Rabu (9/10).

Lebih lanjut, pria yang juga dosen di Universitas Yudharta Pasuruan ini mengatakan terkait kepuasan kinerja, tentunya ini menjadi evaluasi bagi Khofifah – Emil. Selain perlu ada pembagian wilayah kerja antara Gubernur dan Wakil Gubernur. “Sehingga roda pemerintahan Jawa Timur berjalan optimal,” ujar Edy.

Sementara itu Peneliti Senior SSC, Ikhsan Rosidi mengungkapkan elektabilitas Emil Elestianto Dardak sebagai Calon Wakil Gubernur masih paling tinggi, yakni 35,8 persen. “Di Jawa Timur, memang nama Emil masih sangat kuat menduduki posisi puncak elektabilitas, kemudian menyusul nama-nama tokoh lain seperti Eri Cahyadi dan Puti Guntur Soekarno.”, ungkapnya.

Menurut Ikhsan, kokohnya Emil Dardak di puncak elektabilitas bursa Cawagub Jatim ini berbanding lurus dengan kepuasan warga Jawa Timur terhadap kinerja Emil yang juga tetap tinggi. ” Hal ini tidak terlepas juga dengan exposure positif media baik media massa maupun media sosial selama ini,” jelasnya.

Di survei elektabilitas, Emil dibayangi langsung oleh Eri Cahyadi dengan 15,7 persen dan Puti Guntur S dengan 7,3 persen. Kemudian diikuti Anwar Sadad dengan 6,8 persen, Halim Iskandar dengan 4,5 persen Said Abdullah 3,8 persen, Achmad Fauzi 3 persen. “Kemudian nama-nama lainnya yakni Thoriqul Haq dengan 2,4 persen, Badrut Tamam 2 persen M. Sarmuji 1.8 persen, dan Hanindhito Himawan P. dengan perolehan hanya 1 sementara yang menjawab lainnya ada 1,8 persen,” terang Ikhsan

Menurutnya, kuatnya elektabilitas Emil sebagai Cawagub tentu bukan hal yang mengejutkan. Tapi menyeruaknya nama Eri Cahyadi baik di bursa Cagub atau Cawagub adalah fenomena elektoral baru dalam kancah perpolitikan Jawa Timur. Bahkan angka-angkanya hampir mendekati mentornya sendiri yakni Tri Rismaharini”, ujar kandidat Doktor Marketing Politik ini.

Lebih lanjut, Ikhsan mengatakan masih ada palung potensi suara yang bisa diperebutkan sebanyak 11 persen dari responden yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab. “Peluang ini bisa diperebutkan para Bacalon untuk menyalip di tikungan terakhir jelang Pemilu 2024 nanti,” pungkasnya.

Sumber : radarsurabaya

Baca Juga : Jokowi Buka 572.496 Lowongan CASN 2023, Ini Formasinya!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini