Warta21.com – Sejumlah warga keluhkan bau tak sedap pada air yang dibuang melalui pipa oleh salah satu perusahaan di Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Air tersebut mengalir ke sungai Wrati dan terus mengalir dan melewati enam desa lainnya.
Pasalnya aliran air tersebut biasa digunakan oleh warga untuk membersihkan baju hingga membersihkan badan. Namun semenjak adanya pipa tersebut, warga sudah tak bisa menggunakan aliran sungai tersebut.
Terlihat sejumlah warga juga turut mendatangi lokasi pembuangan limbah yang keluar dari pipa berukuran besar. Air yang keluar terlihat sangat kencang hingga seperti air terjun.
“Ya kalau seperti ini kami gak bisa lagi mandi di sungai sama cuci pakaian di sungai. Sungainya kotor, bau dan ada seperti lendir. Kalau dipaksa ya bisa gatal-gatal,” kata seorang warga yang tak mau disebutkan namanya.
Warga tersebut juga mengatakan bahwa sebelumnya pihak puskesmas telah mendatangi lokasi pembuangan limbah tersebut. Kedatangannya dikatakan guna mengambil sampel air yang keluar dari pipa tersebut.
Namun, sampai saat ini hasilnya masih belum diketahui, tentang keamanan air yang mengalir deras melalui pipa besar tersebut. “Ya kemarin sempat diambil airnya lalu dimasukkan dalam botol, cuman sampai sekarang gak tau hasilnya,” tambahnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa pihaknya masih belum mendapat laporan. Sehingga sampai saat ini dirinya masih menunggu laporan dari warga.
“Sampai saat ini saya belum tahu apa yang di ributkan, karena belum ada laporan masuk,” kata Heru.
Sumber : beritajatim.com
Baca Juga : BMKG Rilis 10 Wilayah Terpanas di Indonesia Awal Oktober, Surabaya Salah Satunya









