Warta21.com – Festival Rujak Uleg di Kembang Jepun, Surabaya sempat membuat masyarakat kecewa karena tidak bisa masuk ke lokasi acara. Keluhan warga tersebut sempat viral di media sosial.
Pemerintah Kota Surabaya pun menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang dialami oleh warganya tersebut. “Pemkot Surabaya menyampaikan terima kasih karena antusiasme warga yang datang. Kami juga memohon maaf kepada warga yang hadir dan tidak bisa masuk ke lokasi acara,” kata Kepala Diskominfo Surabaya M Fikser, Senin (8/5).
Menurut dia, rangkaian kegiatan yang digelar Pemkot Surabaya dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke- 730 Kota Surabaya sudah berjalan baik dan sesuai rencana. Namun, saat Festival Rujak Uleg berlangsung rupanya ada masukan untuk memberi akses masuk kepada warga setelah penjurian dan pembukaan acara. “Setiap selesai acara kami selalu melakukan evaluasi. Nah, masukan dari warga ini akan menjadi salah satu bahan untuk menjadi evaluasi kami di event-event berikutnya,” ujarnya.
Pihaknya memastikan acara itu sudah berjalan dengan baik dan lancar, bahkan menyebut tidak ada penumpukan warga sampai menimbulkan korban karena semua petugas Dinas Kesehatan dan TGC sudah bersiaga di lokasi acara. “Kalau ada sedikit berdesakan itu wajar karena ini acara besar, acara yang sudah menasional,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Wiwiek Widayati menjelaskan festival tersebut memang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Sebab, Festival Rujak Uleg tahun ini sudah masuk daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) Sehingga event tersebut masuk event nasional.
Ajang tersebut juga dilombakan sehingga dalam proses penilaian dilakukan juri profesional. Penilaiannya dari cita rasa rujak uleg, cara penyajian, hingga kostum unik yang dipakai para peserta.
“Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Festival Rujak Uleg sebelumnya, kami pasang barikade supaya pelaksanaan festival ini dapat dinikmati dengan nyaman dan tertata dengan rapi, peserta pun lebih nyaman dan beberapa perform bisa lebih optimal, serta dewan juri bisa melakukan penilaian dengan lebih optimal,” tuturnya.
Setelah proses penilaian selesai dan pihak panitia mengantongi pemenangnya, Pemkot Surabaya meminta para peserta menyediakan rujak uleg buatannya untuk diberikan kepada warga, supaya mereka bisa menikmatinya.
Selain itu, Pemkot Surabaya sudah menyediakan LED besar yang menayangkan serangkaian proses dalam event tersebut. Harapannya, warga bisa menyebar di sepanjang Jalan Kembang Jepun dan tetap bisa menikmati serangkaian acara dalam Festival Rujak Uleg itu.
“Saat itu, sebenarnya warga memang sudah menyebar di sepanjang Jalan Kembang Jepun, dan tidak ada crowded atau penumpukan warga, mungkin hanya ada di beberapa titik yang ada penumpukan dan itu terus kami evaluasi,” katanya. Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada warga yang sudah hadir dan sudah memberikan masukan kepada Pemkot Surabaya.
Masukan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk kegiatan pemkot selanjutnya.
Sumber : jpnn.com
Baca Juga : MISTERI Tewasnya Gadis 14 Tahun di Gudang Peluru Surabaya: Hilang 3 Minggu, Sosok Ini Dicurigai









