Salah satu pabrik Oleokimia Musim Mas di Eropa. Dok musimmas.com

Warta21.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia menetapkan 4 tersangka dalam kasus tindakan melanggar hukum dalam pemberian Fasilitas Ekspor Minyak Goreng Tahun 2021-2022. 

Mereka adalah Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI Indrasari Wisnu Wardhana, Parulian Tumanggor (PT) atau Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia dan Togar Sitanggang (TS) selaku General Manager bagian General Affairs PT Musim Mas, serta SMA yang merupakan Senior Manager Corporate Affairs Permata Hijau.

Hanya Produk SunCo yang Banyak Tersebar di Pasar, Mendag Lutfi Apresiasi  Komitmen Musim Mas Grup Milik Konglomerat Bachtiar Karim
Produk dan PT. Musim Mas (20/4)

Dikutip dari Kontan.co.id (19/4/2022), Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan, tersangka Indrasari telah melakukan perbuatan melawan hukum yakni menerbitkan persetujuan ekspor terkait komoditi crude palm oil atau CPO dan produk turunannya kepada Permata Hijau Group Wilmar Nabati Indonesia, PT Multimas Nabati Asahan, dan PT Musim Mas. 

Padahal, perusahaan itu belum memenuhi syarat untuk diberikan izin persetujuan ekspor tersebut. Lantas, seperti apa profil Musim Mas? 

Profil Musim Mas 

PT Musim Mas bantah tampung CPO dan KPO dari perusahaan pembabat hutan  lindung – Riaunews.com
Potret Lokasi PT. Musim Mas (20/4)

Musim Mas adalah perusahaan asal Indonesia yang berkantor pusat di Singapura. 

Musim Mas memulai bisnisnya di Medan, Indonesia pada 1932 sebagai pabrik sabun Nam Cheong. Waktu itu, perseroan memproduksi dan mendistribusikan produk sabun ke pasar-pasar lokal dan internasional. 

Dirangkum dari laman resmi Musim Mas, pada 1970 kilang minyak sawit pertama diresmikan di Belawan, Indonesia. Selanjutnya, pada 1972 PT Musim Mas resmi didirikan di Tanjung Mulia, Indonesia untuk memproduksi sabun, gliserin, dan minyak goreng. 

Pada 1988, perkebunan pertama milik Musim Mas diresmikan di Rantau Prapat Indonesia. Hal ini menandai langkah pertama Musim Mas dalam pengelolaan perkebunan. 

Selanjutnya, pada 1990 pabrik penggilingan inti pertama diresmikan di Medan dan pada 1991 pabrik pengolahan kelapa sawit pertama diresmikan di Rantau Prapat. 

Pada 1992, Musim Mas pun mendapatkan anugerah Penghargaan Primaniyarta perdana oleh Kementerian Perdagangan Indonesia, sebagai salah satu eksportir non-minyak berkinerja tertinggi.  

Untuk ekspansi internasional, Muism Mas memutuskan untuk memindahkan kantor pusatnya dari Indonesia ke Singapura pada 2008. 

Selain itu, Musim Mas juga melakukan ekspansi dengan membuka sejumlah kantor dan pabrik di luar negeri. Di antaranya di India, Cina, Vietnam, Belanda, Spanyol, Italia, dan Brasil. Saat ini, Musim Mas telah menjadi eksportir kelapa sawit terbesar di Indonesia kepada konsumen di seluruh dunia.

Sementara itu, Chairman Musim Mas adalah Bachtiar Karim.

Produk Musim Mas

Produk Musim Mas yang terkenal adalah minyak goreng SunCo. Selain itu, Musim Mas juga memiliki merek minyak goreng lain yakni Tani dan Good Choice, serta beberapa merek lainnya. 

Selain minyak goreng, Musim Mas juga memiliki beberapa produk sabun mandi dengan merek yang cukup terkenal. Di antaranya adalah sabun mandi Harmony, Medicare, Lervia, serta Anita. 

Meski demikian, masih ada beberapa merek sabun dan kebersihan kulit yang dimiliki oleh Musim Mas. 

Musim Mas juga memiliki produk margarin dengan sejumlah merek di antaranya Margareta, Voila, serta Livvy Margarine. Serta masih ada beberapa merek margarin yang dimiliki oleh Musim Mas selain yang disebutkan di atas. 

Artikulli paraprakInfo Vaksin Booster AstraZeneca-Moderna di Surabaya Hari Ini
Artikulli tjetërUcapan Hari Kartini 2022 Untuk Semangati Kaum Wanita

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini