Warta21.com – Warga Jalan Gubeng Kertajaya VIII-C, Surabaya, dikejutkan penemuan mortir di plengsengan sungai, Senin (14/8) sore. Mortir tua itu ditemukan saat Ahmad Purnomo menggali tanah di sungai.
Polsek Gubeng yang mendapat laporan kemudian meminta bantuan Unit Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda Jatim sekitar pukul 18.30. Petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk menyelidiki keberadaan senjata peledak tersebut.
Kapolsek Gubeng AKP Rizki Santoso mengatakan, mortir tersebut diduga masih aktif. Ini diperkuat dengan kondisi mortir yang masih utuh. Saat menggali sungai, bagian cangkul saksi membentur benda yang keras. Dia pun mengambil benda tersebut.
“Awalnya dikira batu. Nah, saat diambil ternyata mortir,” ujarnya kemarin.
Rizki mengungkapkan, mortir dengan panjang 340 milimeter atau 13 inci tersebut kemudian diamankan Tim Gegana Satsamapta Polda Jatim. Mortir yang diduga masih aktif ini bakal dimusnahkan. “Prosedurnya di disposal (dimusnahkan). Diduga mortir tersebut peninggalan Perang Dunia II,” katanya.
Kabar penemuan mortir tersebut membuat penasaran masyarakat sekitar. Mereka berdatangan ke lokasi. Padahal, kondisi mortir tersebut diduga aktif. Kapolsek Gubeng dibantu Danramil Gubeng mengamankan lokasi agar warga tidak mendekat.
Setelah Tim Gegana datang mengevakuasi mortir, berangsur masyarakat membubarkan diri. “Sementara ini hanya satu mortir saja (yang ditemukan). Kemungkinan sudah terpendam di dalam lama,” tuturnya.
Sementara itu, Ahmad Purnomo, 37, petugas saluran dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya mengaku tak menyangka menemukan mortir itu. Saat itu dia tengah memperbaiki pelengsengan atau dinding penahan tanah di sungai yang berlokasi di Jalan Gubeng Kertajaya.
“Saya bekerja seperti biasa. Kok tiba-tiba menemukan sebuah benda asing. Saya pikir batu biasa atau besi yang dibuang orang,” kata Purnomo.
Setelah mendapati benda aneh itu, Purnomo langsung memanggil rekan-rekan sesama pekerja saluran yang tengah melakukan aktivitas perbaikan di sana. Mereka diminta membantu mengamankan mortir itu itu ke area atas sungai.
Sumber : radarsurabaya
Baca Juga : Persebaya Akhiri Kerja Sama dengan Bejo Sugiantoro dan Mustaqim









