Perlahan tapi pasti, tingkat konektivitas antarwilayah di Jatim makin meningkat. Seiring bergulirnya sejumlah proyek infrastruktur. Salah satunya, pembangunan tol. Hingga kini, tiga ruas tol baru siap berdiri. Satu ruas lagi dijajaki.
Warta21.com – DULU, butuh kesabaran ekstra saat melakukan perjalanan darat dari Surabaya ke Banyuwangi dan sekitarnya. Sebab, akses utamanya hanya satu serta dipenuhi titik-titik rawan macet. Belum lagi, padatnya kendaraan, terutama angkutan barang, yang membuat jalur utama Surabaya–Banyuwangi sering rusak.
Namun, perlahan-lahan, persoalan itu sedikit demi sedikit mulai teratasi. Sederet infrastruktur anyar sudah bisa dimanfaatkan. Beberapa di antaranya masih dikerjakan.
Salah satu yang sudah bisa dirasakan manfaatnya adalah tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro). Tol yang terdiri atas empat seksi. Tiga di antaranya sudah bisa dilintasi. Yakni, ruas Pasuruan hingga Probolinggo Timur.
Sementara itu, seksi terakhir, yakni Probolinggo Timur–Gending (perbatasan Probolinggo–Situbondo), tinggal menunggu jadwal pengoperasian dari pusat.
Meski belum tuntas 100 persen, keberadaan tol itu cukup mampu memecah kemacetan yang kerap terjadi di jalur utama Surabaya–Banyuwangi. Terutama di wilayah Pasuruan dan sebagian Probolinggo.
Ke depan, perjalanan ke arah timur Jatim bakal kian mudah. Pemerintah menyiapkan tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) yang panjangnya mencapai 163,8 kilometer. Tol tersebut tersambung langsung dengan tol Paspro. Saat ini tahap konstruksi sudah berlangsung.
Dirut PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) Adi Prasetyanto menjelaskan bahwa proyek tol Probowangi tahap pertama dibagi menjadi tiga paket konstruksi. Yakni, paket I (ruas Gending–Suko–Kraksaan), paket II (Kraksaan–Paiton), dan paket III (Paiton–Besuki Situbondo). ’’Total panjang tol mencapai 49,68 kilometer,” kata Adi.
Saat ini proyek tol paket I sudah mencapai 12,1 persen. Jika tidak ada perubahan, ruas itu sudah bisa beroperasi pada 2024. Lalu, dilanjutkan tiga ruas lain.
Sementara itu, ruas tol tahap kedua, yakni dari Besuki menuju Banyuwangi, masih lama. Namun, jika benar-benar tuntas, tol Probowangi akan menjadi tol terpanjang di Pulau Jawa.
Selain tol mengarah ke wilayah timur Jatim, saat ini juga tengah digarap dua ruas tol baru yang mengarah ke sisi selatan Jatim. Yakni, tol Kertosono–Kediri serta tol Kediri–Tulungagung.
Saat ini dua proyek tersebut juga sudah masuk tahap pembebasan lahan. Nanti ruas tol itu diproyeksikan bisa mempermudah akses menuju dan ke Bandara Kediri yang juga ditargetkan beroperasi tak lama lagi. ”Kami mendorong agar tol ini bisa terwujud,” kata Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana beberapa waktu lalu.
Bahkan, perkembangan terakhir, satu ruas tol di wilayah selatan juga segera digarap. Yakni, tol Tulungagung–Blitar–Kepanjen (Malang) alias Agungblijen. Panjang tol itu diperkirakan mencapai 99 kilometer.
Rencana tersebut terungkap dalam tahap konsultasi publik dalam rangka studi kelayakan pembangunan proyek jalan tol yang digelar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) di Tulungagung pada Februari lalu.
Sumber : jawapos
Baca Juga : Mortir Peninggalan Perang Dunia II Kagetkan Warga Gubeng Kertajaya









