Seorang pria yang diduga berprofesi sebagai diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), ADP (39), ditemukan tewas dalam kondisi yang mengerikan di sebuah kos di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat. Korban ditemukan dengan muka terbungkus isolasi, menimbulkan spekulasi tentang penyebab kematian.
Tertarik baca berita lainnya, kunjungi kami di googlenews
Kronologi Penemuan Mayat
– Penemuan Mayat: Mayat ADP ditemukan di sebuah kos di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat sekitar pukul 08.30 WIB setelah polisi menerima laporan dari warga.
– Kondisi Mayat: Korban ditemukan dengan muka terbungkus isolasi, tubuh tertutup selimut di atas kasur kamar kos nomor 105. Hal ini menimbulkan spekulasi tentang penyebab kematian.
– Autopsi: Autopsi akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian ADP.
Kapolsek Menteng, Kompol Rezha Rahandhi, menyatakan bahwa saksi di tempat kejadian perkara (TKP) menyebutkan bahwa korban adalah pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian Luar Negeri. Namun, Rezha tidak dapat memastikan secara langsung apakah korban memang berprofesi sebagai diplomat atau tidak
Baca Juga: Donald Trump Ancaman Tarif 10% untuk Negara yang Mendukung BRICS
Polisi masih menyelidiki kasus kematian korban yang ditemukan di sebuah kos di Menteng, Jakarta Pusat. Kapolsek Menteng, Kompol Rezha Rahandhi, menyatakan bahwa belum ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan tidak ada barang yang hilang. Oleh karena itu, polisi belum dapat memastikan apakah kasus ini merupakan pembunuhan atau bukan.
Jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk proses lebih lanjut. Kapolsek Menteng, Kompol Rezha Rahandhi, menyatakan bahwa autopsi masih menunggu kedatangan pihak keluarga untuk koordinasi lebih lanjut. Sementara itu, hasil visum luar menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
https://lynk.id/warta21_/Q1b9xxp
Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menyatakan bahwa tim penyidik masih mendalami keterangan saksi, CCTV, dan barang bukti lainnya untuk mengungkap penyebab kematian korban.
Analisis Bukti: Polisi masih menganalisis seluruh keterangan saksi, CCTV, dan barang bukti lainnya untuk mengungkap penyebab kematian korban.
Tim Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat bersama Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih mendalami kasus kematian korban.









