Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang Myanmar dan Thailand, menyebabkan sedikitnya 167 orang meninggal dunia. Gempa tersebut terjadi pada tanggal 28 Maret 2025, dengan episentrum di dekat kota Sagaing, Myanmar. Menurut laporan, gempa tersebut menyebabkan kerusakan parah di beberapa kota di Myanmar, termasuk Mandalay dan Naypyidaw. Di Thailand, gempa tersebut juga menyebabkan kerusakan dan korban jiwa, terutama di kota Bangkok.
Tertarik baca berita lainnya, kunjungi kami di googlenews
Gempa tersebut menyebabkan kerusakan signifikan di kedua negara. Menurut laporan dari United States Geological Survey (USGS), pusat gempa berada di dekat kota Sagaing, Myanmar, dengan kedalaman hanya 10 kilometer, yang membuat dampaknya terasa sangat kuat.
Di Myanmar, kota Mandalay mengalami kerusakan parah, dengan beberapa bangunan runtuh dan jalan-jalan dipenuhi puing-puing.
Gempa tersebut dirasakan kuat di beberapa negara tetangga, termasuk Tiongkok, India, dan Vietnam. Di Myanmar, gempa tersebut menyebabkan sedikitnya 163 orang meninggal dunia, sementara di Thailand, sedikitnya 4 orang meninggal dunia. Jumlah korban jiwa dan luka-luka diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan proses evakuasi dan pencarian korban.
Ebook Cuan dari rumah, Jualan produk hasil milyaran
Laporan dari GFZ menambahkan bahwa episentrum gempa sangat dekat dengan permukaan tanah, sehingga bisa menyebabkan kerusakan lebih besar bila berada di bawah kawasan permukiman padat.
Peristiwa ini menjadi gempa besar pertama di Myanmar pada tahun 2025. Sebelumnya, pada 31 Mei 2023, wilayah Myanmar juga diguncang gempa bermagnitudo 5,5 pada pukul 17.20 waktu setempat. Namun, dampaknya jauh lebih kecil dibandingkan kejadian terbaru ini.
Baca Juga :Â Mudik Lebaran 2025: Kesiapan dan Kelancaran Arus Mudik
Pemerintah Myanmar telah mengumumkan keadaan darurat di beberapa wilayah yang terkena dampak gempa, sementara pemerintah Thailand juga telah mengumumkan keadaan darurat di kota Bangkok. Bantuan kemanusiaan internasional telah diberikan untuk membantu mengatasi dampak bencana tersebut.









