warta21.com , JAKARTA – Anggota parlemen Hizbullah menyebut bahwa serangan Israel terhadap sebuah mobil di Lebanon Selatan menewaskan tiga anak dan nenek mereka pada Minggu (5/11/2023). Anggota parlemen Hassan Fadlallah menyebut serangan itu sebagai “perkembangan berbahaya” yang harus dibayar oleh Israel. Dia mengatakan tiga anak yang tewas adalah anak perempuan berusia antara 8 dan 14 tahun. Sedangkan, ibu mereka terluka dalam serangan yang menghantam mobil saat kendaraan tersebut melaju antara desa Aynata dan Aitaroun dekat perbatasan Israel. “Musuh akan menanggung akibatnya atas kejahatannya terhadap warga sipil,” kata Fadlallah kepada Reuters dalam sebuah pernyataan.

baca juga  : Biodata Achsanul Qosasi Lengkap Harta Kekayaan, Presiden Madura United Jadi Tersangka Korupsi BTS

Ketika ditanya tentang laporan sebelumnya dari sumber keamanan di Lebanon bahwa serangan Israel telah menewaskan tiga orang di sebuah mobil dekat Aynata, juru bicara militer Israel mengatakan tentara akan mengeluarkan pernyataan tentang serangan di Lebanon tersebut. Israel dan Hizbullah yang didukung Iran dan bersenjata lengkap telah saling baku tembak di perbatasan sejak kelompok militan Palestina Hamas dan Israel berperang pada 7 Oktober.
baca juga : Jejak Achsanul Qosasi, Bos Madura United hingga Eks Bendahara PSSI

Artikulli paraprakChord Lagu : Nemen HipHop Dangdut Version – NDX A.K.A
Artikulli tjetërPrediksi Nasib Timnas di Piala Asia 2024, Shin Tae-yong: Indonesia Paling Kecil…

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini