Warta21.com – Seorang pelajar SMA Negeri di Surabaya, Jawa Timur, terlibat kecelakaan beruntun ketika tengah mengendarai mobilnya di sekitar Jalan Jagiran, Tambaksari, Senin (21/8/2023) lalu.
Cerita saksi
Salah seorang saksi, Basuki (56) mengatakan, tabrakan tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Menurut dia, pada jam tersebut lalu lintas Jalan Jagiran tidak pernah sepi pengendara yang melintas. Kemudian, Basuki yang ketika itu tengah berada di warung secara tiba-tiba mendengar suara tabrakan. Ketika dilihat, seorang pengendara sepeda motor terjatuh di jalan tersebut.
Kronologi tabrakan versi polisi
Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, Iptu Suryadi mengatakan, peristiwa itu bermula ketika sebuah mobil bernomor polisi W 1369 BB yang dikendarai BV (17), warga Apartemen Gunawangsa, melintas. “Mobil berjalan dari arah selatan ke utara sesampainya di tempat kejadian tidak menjaga jarak,” kata Suryadi ketika dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (22/8/2023). Pengemudi yang memacu mobil dengan kecepatan kencang itu kaget. Sebab dia tak memperhatikan ada sepada motor nomor polisi L 3520 ABX yang dinaiki Putra Wijaya (26), warga Ploso Timur. “Saat sepeda motor berjalan, satu arah di depannya, pengemudi membanting stir ke kanan dan terjadi kecelakaan,” jelasnya. Akibatnya, mobil tersebut menabrak bagian belakang mobil boks dengan nomor polisi L 9327 FQ. Kendaraan itu tengah dikemudikan oleh Harianto (36), warga Dukuh Setro Rawasan. “Penyebab kecelakaan, faktor manusia yang kurang hati-hati dan konsentrasi. Mobil dikemudikan pelajar SMAN Surabaya,” ujar dia. Atas kejadian itu, pengemudi mobil tersebut tidak mengalami luka. Sedangkan, temannya berinisial WB (17), warga Tambaksari Selatan, menderita luka parah di kepala. “Kondisi penumpang luka di kepala dan dirawat di RSUD dr Soewandhie. Pengemudi motor mengalami luka lecet dan nyeri di lutut kanan, serta masih rawat jalan,” ucapnya.
Saat ini, kata Suryadi, barang bukti mobil yang mengalami tabrakan langsung dibawa pihak kepolisian. Polisi masih menahan kendaraan itu, karena sampai sekarang belum diambil oleh pemiliknya. “Tadi baru satu orang yang datang, bilang mau diselesaikan. Kami persilakan tapi di hadapan penyidik kami minta buat surat pernyataan,” katanya.
Sumber : kompas.com
Baca Juga : Sidang Perdana Kasus Korupsi Mantan Kadisdik Jatim









