Warta21.com – Viral dua orang terekam CCTV membobol pagar besi area parkir kosan di Jalan Kuwukan Lapangan Gang Langgar, Lontar, Sambikerep, Kota Surabaya, Senin (31/7/2023) sekitar pukul 03.00 WIB, .
Sebuah motor Honda Vario milik perawat RS di Lontar, Sambikerep, Surabaya, berinisial AN (25) warga Tuban, amblas.
Pemilik kosan Suwaji (51) menceritakan, pihaknya baru menyadari kosannya menjadi sasaran pencurian saat pagi hari hendak berangkat menunaikan salat subuh di musala tepat depan kosan.
Ia mendapati kondisi pagar sisi tengah area parkir terbuka. Kondisi pengait kunci kedua ruas pagar rusak, dan gembok hilang.
Menyadari ada yang tak beres. Suwaji lantas menyampaikan temuannya itu dengan membuat pengumuman melalui WhatsApp Group (WAG) para penghuni kosan yang dikelolanya.
Ternyata, pada pagi harinya, ada seorang penghuni yang mengaku kunci motornya rusak, diduga kuat akibat aksi paksa upaya menjebol lubang yang dilakukan oleh para pelaku.
Kemudian, beberapa jam setelah laporan temuan pertama itu. Pada siang hari, ternyata ada seorang penghuni yang melapor bahwa motornya tidak ada di lokasi area parkir.
“Siang hari baru ada yang lapor dia baru tahu motornya hilang. Dia perawat. Motor ditaruh di bawah tepat CCTV, jadi gak terekam,” ujarnya saat ditemui di kosannya, Sabtu (5/8/2023).
Setelah memastikan ada motor penghuni kosannya amblas digondol maling. Suwaji memeriksa rekaman CCTV.
Ternyata benar, pelaku berjumlah dua orang yang beraksi secara berkomplot sekitar 03.00 WIB.
Seorang pelaku bertindak sebagai joki motor jenis matik sebagai sarana aksi.
Kemudian, seorang pelaku eksekutor memakai jaket sweater menyatroni parkiran kosannya dengan menjebol gembok.
“Dua orang. Ada teman nunggu di ujung sana. Setelah berhasil dia keluar kabur bersama temannya. Masih muda perawakan keceng keceng. Pakai sweater kerudung,” katanya.
Korban seorang wanita berinisial AN (25) warga Tuban, yang berprofesi sebagai perawat di sebuah RS swasta kawasan Lontar, Sambikerep, Surabaya. AN sudah tinggal menyewa kosan milik Suwaji sejak tiga tahun lalu.
Insiden pencurian tersebut telah dilaporkannya ke markas kepolisian setempat. Suwaji berharap pelaku segera ditangkap. Apalagi aksi pencurian motor kerap terjadi di sekitar permukiman tersebut.
“Motor anak kos, kerja perawat di RS lontar. Sudah kos 3 tahun. Sudah dilaporkan ke polsek bersama korban. Pihak kepolisian sudah olah TKP,” pungkasnya.
Sumber : tribunnews.com
Baca Juga : PAD Jauh dari Target, Cak Ji Perintahkan Dishub Surabaya Tertibkan Parkir Tepi Jalan









