Analisis dokter pada bagian paru-paru menggunakan X-Ray penderita penyakit TBC (Getty Images)

Warta21.com – Penyakit TBC atau Tuberkulosis adalah penyakit menular yang biasanya menyerang paru-paru, meski dapat juga menyerang organ manapun di tubuh.

Jenis penyakit TBC berkembang ketika bakteri menyebar melalui udara, TBC bisa berakibat fatal tetapi dalam banyak kasus penyakit ini dapat dicegah dan diobati.

Seseorang dapat terkena TBC setelah menghirup bakteri yang bernama ‘mycobacterium tuberculosis‘ terutama dari orang ke orang.

Seseorang biasanya baru akan sakit setelah kontak dekat dengan seseorang yang mengidap TBC jenis ini.

Seseorang dapat memiliki bakteri TBC dalam tubuhnya dan tidak pernah merasakan gejala, pada kebanyakan orang sistem kekebalan tubuh dapat menahan bakteri sehingga tidak dapat terkena penyakit ini.

Dalam hal ini seseorang akan memiliki infeksi TBC tetapi bukan penyakit yang aktif, dokter menyebutkan seseorang mungkin tidak pernah mengalami gejala dan tidak menyadari bahwa mereka terinfeksi. Namun, harus tetap membutuhkan pengobatan.

Tubuh mungkin tidak dapat mengandung bakteri TBC, ini lebih sering terjadi ketika sistem kekebalan tubuh melemah karena penyakit lain atau penggunaan obat-obatan tertentu.

Namun ketika ini terjadi, bakteri dapat menimbulkan gejala yang mengakibatkan penyakit TBC, Orang dengan penyakit TBC dapat menularkan ke orang lain.

Berikut adalah ciri-ciri orang yang gampang terkena TBC:

– Orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah
– Orang yang sudah berumur tua
– Orang yang menggunakan narkotika
– Orang yang sebelumnya belum menerima pengobatan yang tepat pada TBC

Adapun gejalagejala awal seseorang terkena TBC adalah sebagai berikut:

– Batuk terus-menerus, berlangsung setidaknya 3 minggu
– Hilangnya nafsu makan dan berat badan
– Mudah merasa lelah dan badan lemas
– Muncul benjolan di leher
– Demam
– Pada malam hari sering berkeringat
– Nyeri di bagian dadaDengan pendeteksian awal dan pemberian antibiotik yang tepat, TBC dapat diobati. Jenis antibiotik yang tepat dan lamanya pengobatan akan bergantung pada:

– Usia seseorang dan kesehatan secara keseluruhan
– Apakah mereka memiliki riwayat TBC yang Aktif
– Lokasi terjadinya infeksi

Penyakit TBC dapat menyebar melalui udara seperti ketika saar penderita TBC batuk, bersin, meludah, tertawa atau berbicara.

Hanya orang dengan penyakit TBC yang aktif yang dapat menularkan infeksi ini, namun biasanya sebagian besar penderita penyakit ini tidak menularkan lagi bakterinya setelah menerima pengobatan yang tepat selama 2 minggu.

Sumber : urbanjabar.com

Baca Juga : Perhatian, Ini Makanan yang Ampuh Kurangi Asam Lambung & GERD
Silahkan berkomentar
Artikulli paraprakKlasemen Liga 1: PSM Jaga Jarak dengan Persib
Artikulli tjetërLedakan Petasan di Blitar Hancurkan 25 Rumah, Ada Korban Tewas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini