Surabaya, warta21.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM), telah melakukan pengujian sampel makanan di Kya-kya, Rabu (5/4).
Hasil dari pengujian sampling, BBPOM Kota Surabaya menemukan satu makanan berasal dari produk kemasan yang diduga suspek mengandung bahan boraks.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, hasil dari pengambilan sampel makanan di Kya-kya belum bisa dipastikan terdapat kandungan boraks atau tidak. Sampai saat ini, hasil sampel produk makanan kemasan yang diduga mengandung boraks itu masih dalam pengujian lebih lanjut oleh BBPOM.
”Dari beberapa sampel yang kami ambil hanya satu yang suspek. Suspek kan artinya masih ada tahap pengujian lebih lanjut dari BBPOM, masih diduga dan kami perdalam lagi,” kata Nanik, Kamis (6/4).
Nanik menegaskan, makanan yang diperiksa sampelnya di Kya-kya kemarin (5/4) malam oleh BBPOM hasilnya belum pasti positif mengandung bahan boraks. ”Jadi belum final untuk hasil pemeriksaannya kemarin,” tegas Nanik.
Sumber : jawapos.com
Baca juga : Pemkot Surabaya Wacanakan Beri THR dan Gaji ke-13 Untuk Tenaga Kontrak









