Viral oknum dokter diduga menganiaya balita saat main catur di Warkop Makassar. (Foto: dok. Istimewa)

Warta21.com –Dokter Makmur, tersangka kasus penganiayaan balita, mengaku dipecat dari jabatan Wakil Direktur RSU Bahagia Makassar melalui sambungan telepon. Dokter Makmur pun mengaku pasrah dan ikhlas.

Dokter Makmur mengatakan sudah menerima kabar pemecatannya dari pihak RSU Bahagia Makassar pada Minggu (30/7/2023). Surat resminya pemecatannya belum sampai kepadanya.

“Kalau penyampaian (pemecatan dari RSU Bahagia) sudah, kan Minggu kemarin. (Kalau surat resmi pemecatannya) mungkin ini hari,” ujar dokter Makmur dilansir detikSulsel, Senin (31/7).

Namun dokter Makmur tidak mempermasalahkan hal tersebut. Dia menyadari dirinya pantas diberi sanksi akibat perbuatannya.

“Ikhlas menerima kenyataan ini karena akibat perlakuan ini dianggap salah,” tambahnya.

Dokter Makmur menyebutkan pemecatannya ini adalah sebuah konsekuensi yang harus dia terima usai kasus yang menjeratnya viral di media sosial. Menurutnya, keputusan itu wajar diberikan kepadanya.

“Diterima karena konsekuensi viral biar pejabat negara begitu. Kalau masih pejabat negara konsekuensi begitu, itu normatif,” sebut dokter Makmur.

Sumber : detik.com

Baca Juga : Rekomendasi Rawon Mantap di Surabaya, Mulai yang Murah hingga Langganan Artis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini