Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: surya.co.id).

Surabaya, Warta21.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno sebelumnya menyebutkan bahwa video syur kebaya merah mencoreng nama baik wisata Surabaya. Namun, hal tersebut ditampik oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

“Gak ada hubungannya. Semua hotel itu kan tamu ada semua. Ada yang Bali, Surabaya ada dimana-mana. Sehingga kita tidak bisa kontrol untuk itu,” ungkap Eri kepada wartawan, Jumat (11/10/2022).

Eri mengatakan, jika tamu hotel dibuatkan aturan, seperti tamu yang masuk harus menunjukkan surat menikah maka nantinya Indonesia akan dianggap negara yang tidak berperi kebebasan.

“Nanti kalau gitu pun ramai, dianggapnya Indonesia tidak berperi kebebasan. Makanya balik lagi kalau dia punya karakter, gak mungkin maksiat gitu,” tegasnya.

Eri juga tak menutup mata jika di semua hotel ada saja yang berbuat hal buruk. Sebab, video tersebut dibuat sendiri. Menurutnya, manusia berbuat buruk tidak hanya hotel, di tempat lain pun bisa. Di Surabaya kebetulan diekspos. Di tempat lain pun pasti ada tapi ga diekspos, bedanya tidak direkam.

“Kalau hal seperti itu ya 1.000 dibanding 1. Tidak semua orang baik dan tidak semua orang jahat. Makanya kita wujudkan pendidikan karakter,” pungkasnya.

Silahkan berkomentar
Artikulli paraprakJoe Biden dan Xi Jinping Akan Bertemu Empat Mata di Bali!
Artikulli tjetërSekeluarga tewas diduga tak makan dan minum sangat lama

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini