PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Kamis, 10 Juli 2025, melalui Initial Public Offering (IPO). Langkah ini menandai tonggak penting bagi perusahaan dalam mengembangkan bisnisnya dan meningkatkan transparansi.
PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) saat ini ada di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Kamis, 10 Juli 2025, melalui Initial Public Offering (IPO). Berikut beberapa detail tentang IPO PMUI:
– Jumlah Saham yang Ditawarkan: PMUI menawarkan 1,16 miliar lembar saham baru, setara dengan 20% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan.
– Harga Penawaran: Harga penawaran. Harga IPO PMUI ditetapkan sebesar Rp 180 per saham.
– Dana Hasil IPO: Dana hasil IPO akan digunakan untuk ¹:
– Modal Kerja: 44,39% untuk pembelian persediaan.
– Pinjaman ke Entitas Anak: 29,27% untuk memberikan pinjaman kepada PT Graha Prima Mentari Tbk dengan suku bunga 9% dan jangka waktu 5 tahun.
– Pembelian Tanah dan Bangunan: 26,34% untuk pembelian tanah dan bangunan milik Agus Susanto, Direktur Utama dan pemegang saham PMUI.
– Performa Saham: Pada pencatatan perdananya, saham PMUI dibuka turun 5,56% atau minus 10 poin dan bertengger pada level Rp 170.
– Penjamin Pelaksana Emisi Efek: PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Tertarik baca berita lainnya, kunjungi kami di googlenews
Dalam IPO ini, PMUI menawarkan 1,16 miliar lembar saham baru, setara dengan 20% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan. Harga penawaran ditetapkan sebesar Rp 180 per saham. Dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja, pinjaman ke entitas anak, dan pembelian tanah dan bangunan.
Performa Saham PMUI
Pada pencatatan perdananya, saham PMUI dibuka turun 5,56% atau minus 10 poin dan bertengger pada level Rp 170. Meskipun demikian, langkah PMUI untuk go public diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor dan memperkuat posisi keuangan perusahaan.
Dengan melantai di BEI, PMUI menunjukkan komitmennya untuk transparansi dan akuntabilitas, serta meningkatkan kepercayaan investor dan memperkuat posisi keuangan perusahaan.
Baca Juga: Donald Trump Ancaman Tarif 10% untuk Negara yang Mendukung BRICS
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan empat perusahaan baru yang akan mencatatkan saham perdana melalui Initial Public Offering (IPO) pada hari ini, Kamis, 10 Juli 2025. Keempat perusahaan tersebut adalah:
– PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK)
– PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG)
– PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI)
– PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI)
Awalnya, terdapat informasi yang menyatakan PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) batal melantai hari ini karena BEI tidak dapat melanjutkan pencatatan saham PMUI. Namun, setelah dilakukan koordinasi dengan Penjamin Emisi dan PMUI, perusahaan tersebut telah memenuhi ketentuan pencatatan di Bursa dan dapat mencatatkan saham perdana hari ini.
Dalam perdagangan hari ini, saham PMUI dibuka turun 13,13% ke level Rp 156 per saham. Sementara itu, PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG) mengalami kenaikan 24,8% setelah melantai di BEI.
Sebelumnya isu batalnya IPO mencuat. Isu ini muncul setelah seorang investor, Fransiskus Wiguna, mengunggah tangkapan layar surat dari IDX Contact Center yang menyebut pencatatan PMUI “tidak dapat dilanjutkan”. Namun, BEI menjelaskan bahwa mereka masih melakukan koordinasi dengan Penjamin Emisi dan PMUI untuk memastikan proses pencatatan dapat tetap berjalan.
https://lynk.id/warta21_/G8l5KwK
Dalam perdagangan hari ini, saham PMUI dibuka turun 13,13% ke level Rp 156 per saham. Sebelumnya, PMUI sempat mengalami kendala dalam proses IPO karena penjualan saham yang minim, hanya sekitar 25% dari total saham yang ditawarkan. Namun, dengan skema full commitment yang digunakan, penjamin emisi diharapkan dapat menyerap seluruh saham yang tidak terjual di pasar.









