“Yang terbakar bukan hanya kios, tapi harapan yang digantung di gantungan baju.”
Jakarta Selatan, 28 Juli 2025 — Senin malam yang seharusnya biasa berubah menjadi malam penuh kepanikan di kawasan Kebayoran Baru. Api melahap Pasar Taman Puring sejak pukul 18.02 WIB, menjalar cepat di antara kios-kios yang menjual sepatu, pakaian, dan barang elektronik. Hingga pukul 20.20 WIB, kobaran masih menyala, bahkan sempat merambat ke atap Polsek Kebayoran Baru yang berada di sisi pasar.
“Sampai saat ini alhamdulillah, puji Tuhan, api bisa dapat dipadamkan. Memang tadi sudah menjalar di atap Polsek dan sudah dipadamkan,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly.
Baca Juga: ASEAN di Ambang Api: Konflik Thailand-Kamboja Meletus di Perbatasan Sengketa
Kronologi dan Upaya Pemadaman
– Waktu kejadian: Mulai pukul 18.02 WIB
– Titik api: Diduga berasal dari kios yang sudah tutup di Blok D dan E
– Unit pemadam: 34 mobil Damkar dan 115 personel dikerahkan
– Korban jiwa: Belum ada laporan resmi
– Tahanan Polsek: 4 orang dievakuasi demi keselamatan
Kombes Nicolas menyebut api sulit dipadamkan karena bahan-bahan mudah terbakar di dalam pasar. “Kami masih berusaha memadamkan api dan membuat status aman dari TKP itu sendiri,” tambahnya.
Tertarik baca berita lainnya, kunjungi kami di googlenews
Suara Pedagang dan Warga
Berdasarkan pantauan pers di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB, api melalap sejumlah kios di area taman yang juga berfungsi sebagai pasar. Para pedagang terlihat tergopoh-gopoh membawa karung berisi dagangan, sementara warga sekitar ramai menyaksikan kejadian tersebut dari pinggir jalan.
https://lynk.id/warta21_/Q1b9xxp
Suherman, pedagang aksesoris, mengaku mendengar teriakan “Kebakaran!” saat sedang membereskan dagangan. “Pas aku cek ke depan, ternyata benar api sudah menyala besar,” katanya. Separuh barang dagangannya tak terselamatkan.
Warga sekitar menyaksikan kobaran api membumbung tinggi, disertai suara letupan dan tangisan. Beberapa penumpang Transjakarta memilih berjalan kaki karena rute Koridor 13 terganggu.









