Warta21.com- Mantan penggawa Liverpool, Stan Collymore, memberikan komentar terkait kegagalan Kevin De Bruyne dan Manchester City di Liga Champions musim ini. Collymore menyarankan De Bruyne untuk bergabung dengan The Reds jika dirinya memiliki keinginan untuk merengkuh trofi tersebut.

Sejak Pep Guardiola menjadi pelatih Manchester City, Kevin De Bruyne menjadi salah satu pemain yang bersinar di bawah arahannya. Bintang asal Belgia itu bukan hanya dikenal sebagai pemain yang piawai dalam memberikan umpan namun bagus dalam mengonversi peluang menjadi gol.

De Bruyne sendiri selama lima tahun terakhir berhasil membantu Man City mendominasi sepak bola Inggris dengan merengkuh 10 trofi domestik. Namun di Liga Champions, dirinya belum sekali pun mampu menjadi juara. Pada musim ini, City hanya mampu sampai di babak semifinal usai disingkirkan secara dramatis oleh Real Madrid.

Menanggapi belum berhasilnya De Bruyne menjadi juara UCL, Stan Collymore lantas menyarankannya untuk pindah ke Liverpool.

“Pada Agustus 2020, saya menulis kolom yang menyebut bahwa Kevin De Bruyne seharusnya ke Liverpool saja dan, tentu saja, komentar saat itu semuanya berbunyi ‘Hahaha, memang kenapa dia sudi ke sana?” Collymore dalam kolomnya di Mirror.

“Sekarang mereka tak lagi tertawa dan saya penasaran apakah dia terpikir untuk berganti [klub].”

“Setelah Man City tersingkir dari Liga Champions, saya yakin De Bruyne membatin, ‘Apakah pemain lain sebagus saya? Akankah mereka membantu saya ke tempat yang perlu saya capai? Haruskah saya pergi ke klub yang merupakan mesin pemenang rutin?”

“Efektivitas [De Bruyne] di laga-laga besar buat klub dan negara sebenarnya sangat jelek dan mungkin sudah saatnya dia ke Liverpool, Real Madrid, Barcelona, atau Bayern Munich. Sebuah klub, atau lebih penting lagi sebuah organisasi, yang punya mentalitas pemenang yang bisa mendorong versi terbaik dirinya.”

“Mungkin saja suatu hari nanti dia pergi dari City dan berkata ‘Saya telah memenangkan segalanya di sini’, dan saya tidak ragu City pada akhirnya akan menjuarai Liga Champions.”

“Tapi perasaan memenangkan apa yang ia menangkan bersama City tak akan mendorongnya ke level yang bisa ia capai, beda cerita kalau ia bersama klub-klub di atas yang punya sejarah,” pungkasnya.

Baca Juga: F1 GP Miami, Max Verstappen Ukir Sejarah!

sumber: ligaolahraga.com

Artikulli paraprakTokoh Asli KKN di Desa Penari siapa? Begini Cerita Aslinya
Artikulli tjetërHarga Minyak Goreng Merosot Senin ini, Apa Pemicunya?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini